Bayangkan Anda baru saja selesai menikmati kopi pagi, lalu melihat jejak kotoran kucing atau anjing tersebar di lantai. Tangan terasa geli, khawatir bau menempel, dan rasanya ingin segera membersihkan—tapi tidak ingin repot. Padahal, menunda membersihkan kotoran bisa menimbulkan risiko kesehatan bagi anabul (anak bulu) dan keluarga. Bakteri seperti E. coli dan Salmonella bisa menular jika kotoran dibiarkan terlalu lama¹.
Dalam artikel ini, kami akan membagikan sepuluh cara praktis agar proses bersih-bersih kotoran hewan menjadi cepat, higienis, dan tanpa membuat tangan Anda kotor. Yuk, simak!
1. Siapkan Perlengkapan Dasar
Sebelum mulai, pastikan Anda sudah menyiapkan segala kebutuhan berikut:
-
Sarung tangan sekali pakai
Pilih bahan latex atau nitrile—lebih fleksibel dan minim risiko sobek. -
Sekop panjang ergonomis
Pegangan 45–60 cm membantu Anda tak perlu membungkuk terlalu rendah. -
Kantong plastik tebal (refill khusus)
Misalnya, NOVAMOS Refill Plastik Sekop Kotoran Kucing dan Anjing; tebal dan anti bocor. -
Semprotan penghilang bau alami
Kami rekomendasikan NOVAMOS Pet Odor Remover Spray 250 ML yang menetralkan bau hingga 90% lebih efektif³. -
Tisu basah antiseptik / tisu khusus hewan
Berguna untuk menyeka sisa kotoran dan membersihkan sekop setelah digunakan.
Fakta Singkat: Kontak tanpa sarung tangan meningkatkan risiko tertular bakteri hingga 60%⁴. Dengan perlengkapan lengkap, Anda bisa mencegah hal tersebut.
2. Pilih Sekop Panjang dengan Pegangan Anti-Selip
Menggunakan sekop panjang membuat Anda tidak perlu mendekat langsung ke kotoran. Cari model yang memiliki pegangan anti-selip agar kotoran terangkat stabil.
Langkah Praktis:
-
Arahkan sekop tepat di bawah kotoran, sentuh dasar lantai.
-
Angkat perlahan hingga kotoran terangkut sempurna.
-
Tarik kantong plastik dari ujung sekop, balikkan ke dalam, dan ikat erat.
3. Gunakan Kantong Refill Berkualitas
Kantong plastik yang tipis mudah sobek, terutama jika kotoran masih lembap. Pilih kantong refill khusus seperti NOVAMOS Refill Plastik Sekop Kotoran Kucing dan Anjing (1 gulung isi 15 pcs) yang:
-
Tahan bocor
-
Ukuran pas untuk sekop
-
Mudah diikat rapat
Langkah Praktis:
-
Letakkan kantong ganda di sekop sebelum mengangkat kotoran (lapisan cadangan mencegah kebocoran).
-
Setelah kotoran terangkat, tarik kantong bagian dalam hingga menutupi sekop.
-
Ikat dan buang ke tempat sampah yang tertutup.
4. Semprotkan Penghilang Bau sebelum dan Sesudah
Bau kotoran bisa menyebar meski Anda tak menyentuhnya. Triknya:
-
Sebelum mengangkat kotoran, semprot area sekitar dengan NOVAMOS Pet Odor Remover Spray. Ini akan menetralisir partikel bau.
-
Sesudah pembersihan, semprot lagi di area tersebut untuk memastikan bau benar-benar hilang.
Fakta Ringan: Ekstrak citrus dan enzim alami dalam formula semprotan dapat memecah partikel penyebab bau hingga 80% lebih cepat dibanding semprotan kimia biasa².
5. Pilih Tisu Basah Antiseptik untuk Tangan
Sarung tangan bisa sobek atau Anda mungkin ingin ekstra waspada. Setelah menangani kantong, gunakan tisu basah antiseptik untuk membersihkan tangan. Pilih tisu yang cepat kering agar tidak meninggalkan rasa lengket.
Langkah Praktis:
-
Ambil tisu antiseptik, lap seluruh permukaan tangan, termasuk sela jari.
-
Diamkan tangan selama 10–15 detik agar benar-benar kering.
6. Manfaatkan Litter Box dengan Desain Praktis (Untuk Kucing)
Jika Anda memiliki kucing, sediakan litter box yang mudah dibersihkan:
-
Pilih model dengan sudut miring (memudahkan kotoran tergelincir ke bawah).
-
Gunakan pasir kucing jenis menggumpal (clumping), misalnya pasir yang bisa kering dalam satu jam.
-
Saat mengganti pasir, taburkan sedikit NOVAMOS Pembasmi Kutu Kucing dan Anjing di dasar litter box untuk mencegah infestasi kutu.
Langkah Praktis:
-
Gumpalkan kotoran dengan sekop.
-
Angkat dengan kantong, lalu ikat.
-
Semprot area dalam litter box dengan semprotan penghilang bau.
7. Sediakan Tempat Sampah Kedap Udara
Miliki tempat sampah khusus untuk limbah hewan—pilih yang berpenutup rapat sehingga bakteri dan bau tidak mudah menyebar.
Langkah Praktis:
-
Gunakan kantong plastik ganda di dalam tempat sampah.
-
Ganti kantong minimal sehari sekali.
-
Cuci bagian dalam tempat sampah seminggu sekali memakai sabun antibakteri.
Catatan: Bakteri Toxoplasma gondii dari kotoran kucing dapat bertahan hingga 48 jam di udara terbuka⁵. Penutupan rapat mengurangi risiko penyebaran ke permukaan lain.
8. Bersihkan Kaki dan Bulu Anabul dengan Lembut
Kadang kotoran menempel di kaki atau bulu anabul, terutama jika mereka “bermain pasir” sebelum ke litter box. Gunakan:
-
NOVAMOS Tisu Pembersih Mata & Telinga (150 pcs) – Tisu lembut yang aman untuk area sensitif.
-
NOVAMOS Pembersih Bulu Kucing dan Anjing Pet Hair Removal Lint Roller Portable – Untuk mengangkat sisa bulu kering dan debu di sekitar litter box.
Langkah Praktis:
-
Periksa kaki belakang hewan setelah mereka keluar dari litter box.
-
Lap perlahan dengan tisu basah untuk menghilangkan sisa kotoran.
-
Sebelum menyapu lantai, gunakan lint roller untuk mengambil bulu yang ikut tercecer.
9. Terapkan Jadwal Pembersihan Rutin
Gak hanya menunggu ketika kita ingat saja. Buat jadwal harian—misalnya:
-
Pagi (08.00): Cek litter box/kotak kotoran, bersihkan.
-
Malam (20.00): Ulangi pembersihan, sambil amati apakah ada perubahan pada kotoran (warna, konsistensi) yang bisa jadi tanda kesehatan.
Keuntungan:
-
Mencegah penumpukan kotoran yang mengundang bakteri dan nyamuk.
-
Mempermudah memonitor kesehatan anabul—misalnya, diare atau darah dalam kotoran bisa terdeteksi lebih cepat.
10. Jadikan Limbah Hewan sebagai “Kompos” (Opsional & Aman)
Jika Anda punya kebun, kotoran anjing (bukan kucing) bisa diolah menjadi kompos setelah proses pasteurisasi⁶. Prosesnya:
-
Kumpulkan kotoran anjing di wadah tertutup.
-
Panaskan hingga suhu ≥ 60 °C selama minimal 2 hari (bakteri dan parasit mati).
-
Setelah jadi kompos, gunakan untuk tanaman non-pangan (misalnya tanaman hias).
Peringatan: Kotoran kucing berpotensi menularkan Toxoplasma sehingga tidak dianjurkan untuk kompos kebun yang dipakai di tanaman pangan.
Rekomendasi Produk NOVAMOS
Berikut adalah produk-produk NOVAMOS yang bisa memudahkan proses bersih-bersih kotoran anabul:
-
NOVAMOS Sekop Pasir Kotoran Kucing dan Anjing (Sekop + Kantong)
-
Pegangan ergonomis, kantong plastik terintegrasi.
-
Material tebal, mudah dicuci.
-
-
NOVAMOS Refill Plastik Sekop Kotoran Kucing dan Anjing
-
Ukuran pas dan ketebalan terjamin.
-
Mengurangi risiko rembes dan sobek.
-
-
NOVAMOS Pet Odor Remover Spray 250 ML
-
Formula enzimatik alami (citrus dan ekstrak tumbuhan).
-
Menetralkan bau hingga 90% lebih cepat dibanding semprotan kimia.
-
-
NOVAMOS Pembersih Bulu Kucing dan Anjing Pet Hair Removal Lint Roller Portable
-
Portable dan nyaman digenggam.
-
Ampuh mengangkat bulu, debu, serta remah kotoran.
-
-
NOVAMOS Tisu Pembersih Mata & Telinga (150 pcs)
-
Lembut untuk area sensitif, bebas alkohol.
-
Cocok untuk membersihkan sisa kotoran di bulu dan sela kaki hewan.
-
Semua produk ini menggunakan bahan alami, sehingga aman jika tersisa sedikit residu di lantai atau bulu hewan. Dengan perlengkapan yang tepat, membersihkan kotoran anabul menjadi lebih nyaman dan higienis—tanpa musti mengotori tangan dan tanpa khawatir bau menyebar.
Kesimpulan
Membersihkan kotoran anabul memang bukan aktivitas paling menyenangkan, tetapi dengan sepuluh cara di atas, Anda bisa melakukannya tanpa repot dan tangan tetap bersih. Mulai dari menyiapkan alat ergonomis hingga menerapkan jadwal rutin, semuanya membantu menjaga kebersihan rumah dan kesehatan anabul serta keluarga.
Jika Anda ingin mencoba rangkaian produk NOVAMOS yang sudah dipercaya ribuan pemilik hewan, kunjungi toko resmi kami di Shopee, Tokopedia, Lazada, atau TikTok Shop. Dengan kualitas bahan alami dan kemasan praktis, proses pembersihan kotoran hewan pun jadi lebih cepat dan aman. Selamat merawat anabul dengan bahagia—tanpa khawatir tangan kotor!




